10 Manfaat Makan Ikan Lele. Murah Tapi Penuh Kandungan Gizi

by -55 views
Manfaat Makan Ikan Lele
Manfaat Makan Ikan Lele

10 Manfaat Makan Ikan Lele

Ikan lele termasuk salah satu spesies ikan tertua yang tersebar luas di hampir seluruh penjuru dunia. Sebagai bagian dari dunia kuliner, jenis ikan yang satu ini pun seringkali dijadikan teman makan bagi para penikmat seafood.

Selain rasanya yang lezat dan ramah di lidah, ikan lele sudah terkenal dengan harganya yang cenderung murah, sehingga menjadikannnya makanan yang bisa dinikmati oleh hampir seluruh kalangan di Indonesia. Tetapi masih jarang orang yang tahu jika mengonsumsi ikan lele pun baik bagi kesehatan tubuh kita.

Kandungan gizi ikan lele

Hal ini berkat kandungan gizi yang dimilikinya. Menurut USDA sendiri, dari 100 gram ikan lele saja sudah mengandung sejumlah nutrisi seperti berikut:

Ø Protein: 18 gram

Ø Natrium: 50 mg

Ø Vitamin B12: 121% AKG

Ø Selenium: 26%

Ø Fosfor: 24%

Ø Tiamin: 15%

Ø Kalium: 19%

Ø Asam Lemak Omega-3: 237 mg

Ø Asam Lemak Omega-6: 337 mg

Tentunya dengan kandungan gizi yang dimilikinya tersebut, ikan lele siap memberikan anda sejumlah khasiat yang tak kalah dengan jenis superfood lainnya. Ingin tahu apa saja hal yang bisa diberikannya terhadap tubuh anda? Tanpa berbasa-basi lagi, berikut

Manfaat makan ikan lele bagi kesehatan anda.

1. Baik Bagi Jantung

Meskipun mengandung sejumlah nutrisi yang memukau, tetapi ikan lele masih rendah akan kalori dan dikemas dengan protein tanpa lemak. Meskipun ada, lemaknya masuk ke dalam jenis yang menyehatkan, yaitu omega-3 dan omega-6. Bersama-sama dengan vitamin B12, semua nutrisi ini akan mendukung jantung anda yang sehat.

Omega-3 sendiri sudah banyak dibuktikkan dan berperan penting dalam mengatur ritme jantung yang normal, mengurangi aterosklerosis, sekaligus terhindar dari penanda inflamasi dalam tubuh anda.

2. Membersihkan Pembuluh Darah

Mengonsumsi segala jenis ikan (termasuk ikan lele) pada dasarnya mampu meningkatkan sirkulasi darah anda sekaligus mengurangi resiko trombosis. EPA dan DHA dalam seafood sangatlah memainkan peran kunci dalam menyelamatkan tubuh dari produksi eikosanoid, atau zat seperti hormon yang dapat membuat anda lebih mungkin mengalami pembekuan darah.

Sebenarnya eikosanoid sangatlah menguntungkan tubuh karena bisa menghambat peradangan, alergi, demam, dan respon imun lainnya. Tetapi jika tak terkontrol, malah akan membahayakan tubuh, yang mana seringkali menjadi cikal bakal anda terkena tekanan darah tinggi, kanker, gangguan imunitas, dan penyakit neurologis.

Untungnya dengan mengonsumsi ikan lele, maka jenis eikosanoid yang buruk tersebut bisa anda kurangi produksinya secara alami dari dalam tubuh.

3. Mendukung Persendian

Asupan makan ikan lele atau jenis ikan lainnya secara rutin telah terbukti mampu meringankan gejala rheumatoid arthritis, suatu kondisi yang menyebabkan persendian anda membengkak.

Bahkan sebuah peradangan yang terjadi pada area persendian yang disebabkan oleh osteoarthritis juga bisa diatasi dengan asupan ikan lele secara teratur. Hal ini karena kudapan lezat ini mengandung zat anti-radang yang dapat membantu mengurangi gejala yang ditimbulkannya.

4. Baik Untuk Penglihatan

Sering makan ikan yang kaya akan minyak tentunya dapat membantu menjaga daya lihat anda tetap cerah dan sehat, sembari terhindar dari berbagai macam masalah terkait mata termasuk degenerasi makula dan rabun senja.

Manfaatnya terhadap kebutaan di malam hari berkat kandungan retinol atau vitamin A yang dimilikinya. Vitamin mata ini merupakan prekursor rhodopsin, yaitu fotopigmen yang ditemukan di batang retina mata kita untuk membantu melihat tempat dengan penerangan yang minim, termasuk di malam hari.

6. Menjaga Paru-paru

Paru-paru termasuk ke dalam organ yang paling banyak terpapar racun, terutama polusi dari luar. Tingkat gaya hidup di zaman sekarang membuat saluran pernafasan anda lebih rentan terkena penyakit. Beberapa jenis yang paling sering menyerang adalah asap kendaraan bermotor dan rokok.

Dengan begitu, penting sekali bagi kita untuk menjaganya dari waktu ke waktu. Salah satu yang bisa anda lakukan adalah dengan mengonsumsi banyak ikan, termasuk ikan lele. Ikan berkumis ini bahkan mampu membantu beberapa orang menurunkan peradangan di area paru-paru mereka.

Bahkan ikan lele pun bisa anda gunakan sebagai salah satu pengobatan penyakit asma, terutama pada anak-anak. Kadar vitamin D di dalamnya bisa meningkatkan kualitas tidur seseorang sehingga kambuhnya asma pun bisa dikurangi secara signifikan.

7. Mengurangi Berat Badan

Sumber protein dan kepadatan nutrisi yang dimiliki ikan lele tentunya dapat mendukung upaya anda dalam menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan perasaan kenyang. Pada dasarnya, ikan memang sudah menjadi pilihan terbaik bagi orang-orang yang ingin memperhatikan jumlah kalori mereka setiap harinya, sambil menjaga kadar nutrisi yang dibutuhkan.

Ditambah lagi, kandungan lemak dari ikan lele jauh lebih sedikit dibandingkan dengan makanan hewani lainnya. Kandungan proteinnya pun bisa menjadi sumber energi sekaligus membantu pembentukan jaringan otot di tubuh anda.

8. Melawan Depresi

Sudah bukan rahasia lagi jika makanan laut dan ikan cenderung mampu melawan berbagai macam gangguan mental, termasuk stres dan depresi. Para ilmuwan juga menemukan bahwa asupan ikan secara teratur dapat menurunkan resiko depresi hingga 17% dibandingkan dengan mereka yang tidak atau sedikit mengonsumsinya.

Selain itu, ikan lele juga mengandung sejumlah vitamin D yang juga mampu melawan depresi anda. Sebaliknya, fakta menemukan bahwa kekurangan vitamin D telah terkait dengan peningkatan resiko terkena depresi, suasana hati yang buruk, mengganggu fungsi kognitif, dan berefek pada kesehatan otak secara keseluruhan.

9. Baik Bagi Sistem Saraf

Salah satu tugas sistem saraf yang paling penting di tubuh adalah menerima informasi yang berupa rangsangan. Jika sistem saraf kita terganggu, maka seringkali memicu gangguan seperti sakit kepala. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, anda harus meningkatkan asupan vitamin B12 dari makanan.

Vitamin B12 dari ikan lele sendiri memainkan peran penting dalam produksi mielin, di mana akan mengisolasi saraf dan mendukung fungsi sistem saraf yang sehat. Mielin sendiri merupakan lapisan isolasi atau selubung yang terbentuk di sekitar saraf anda, termasuk yang ada di otak dan sumsum tulang belakang.

Kandungan protein dan zat lemak ini akan memungkinkan impuls listrik mengalir dengan sangat cepat dan efisien di sepanjang sel saraf anda. Namun jika mielin ini rusak, maka impuls pun akan melambat.

10. Meningkatkan Kemampuan Otak

Hampir 60% otak manusia terdiri dari lemak, yang sebagian besar diantaranya berbentuk omega-3. Mungkin karena alasan inilah, para peneliti percaya bahwa orang yang makan banyak ikan dan seafood cenderung terhindar dari demensia dan masalah ingatan di kemudian hari.

Departemen Pertanian Amerika Serikat USDA sendiri merekomendasikan kita untuk makan hingga 8 porsi ikan setiap minggunya. Salah satu saran yang diberikan adalah ikan lele karena cenderung memberikan lebih banyak omega-3 dibandingkan dengan makanan lainnya. Asam lemak omega-3 sendiri sudah terkenal akan perannya dalam meningkatkan kesehatan otak.

Di dalam otak kita, omega-3 akan melakukan sejumlah tugas penting, terutama membangun membran sel di seluruh tubuh dan otak kita. Seorang asisten profesor neurologi dari Harvard Medical School bernama Dr. Scott McGinnis juga menyarankan kita untuk senantiasa mengonsumsi ikan jika ingin memiliki otak yang sehat.

“Ada bukti bahwa mereka (ikan) juga dapat memiliki efek anti radang dan antioksidan, yang berarti bisa meningkatkan sel-sel otak yang lebih sehat dan mengurangi kerusakan otak”, tambahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.