Tumor Telinga

by -9 views

Tumor Telinga

Tumor Telinga
Tumor Telinga
Sumber gambar : http://www.meddean.luc.edu

Definisi

Tumor pada telinga bisa bersifat jinak atau ganas (kanker).

Tumor Telinga yang Bersifat Jinak (Bukan Kanker)

Tumor jinak bisa timbul di saluran telinga dan menyebabkan penyumbatan, penimbunan kotoran telinga, serta gangguan pendengaran. Beberapa tumor jinak yang bisa terjadi antara lain : kista sebasea, osteoma, eksostosis tulang, serta pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan setelah cedera (keloid).

Kista sebasea merupakan kista yang paling banyak ditemukan pada telinga. Kista sebasea tampak sebagai penonjolan, kantung yang berisi sel-sel kulit mati dan minyak yang diproduksi oleh kelenjar minyak kulit. Kista sebasea umumnya ditemukan di belakang telinga, pada liang telinga, pada cuping telinga, atau kulit kepala.

Penyebab terjadinya kista sebasea belum diketahui, tetapi kista bisa timbul ketika kelenjar di kulit memproduksi minyak lebih cepat daripada yang dapat dilepaskan oleh kelenjar.

Gejala-gejala kista sebasea yang dapat ditemukan antara lain timbulnya rasa nyeri (jika kista berada di luar saluran telinga atau menjadi terinfeksi) dan adanya benjolah kulit kecil yang lunak.

Tumor tulang jinak pada saluran telinga (eksostosis dan osteoma) kemungkinan disebabkan oleh pertumbuhan tulang yang berlebihan. Paparan berulang pada air dingin bisa meningkatkan risiko terjadinya tumor tulang jinak pada saluran telinga.

Eksostosis tulang pada saluran telinga, secara teknis bukan merupakan sebuah tumor, tetapi merupakan suatu pertumbuhan tulang, dimana tulang menonjol pada saluran telinga dan ketika sudah berukuran cukup besar menyebabkan gangguan dalam pengeluaran kotoran telinga atau menyumbat saluran telinga dan menimbulkan gangguan pendengaran. Eksostosis biasanya ditemukan pada perenang di air dingin dan juga pada penyelam.

Gejala-gejala tumor jinak pada telinga dapat berupa :

  • rasa tidak nyaman pada telinga
  • gangguan pendengaran secara bertahap pada satu telinga
  • infeksi telinga bagian luar secara berulang

Kista dan tumor jinak biasanya ditemukan saat melakukan pemeriksaan telinga rutin. Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan :

  • audiometri (tes pendengaran)
  • timpanometri (pemeriksaan telinga tengah)
  • terkadang dilakukan CT scan jika diperlukan

Pengobatan yang paling efektif adalah pengangkatan tumor melalui pembedahan. Eksostosis tulang bisa dihilangkan dengan cara mengikisnya dengan pembiusan lokal atau umum. Setelah terapi, pendengaran biasanya kembali normal.

Tumor yang Bersifat Ganas (Kanker)

Karsinoma sel Basal dan karsinoma sel skuamosa merupakan kanker kulit yang biasanya bisa terjadi pada telinga bagian luar. Biasanya karsinoma ini terjadi setelah adanya paparan terhadap sinar matahari yang berulang dan lama. Selain itu, orang-orang yang mengalami infeksi telinga kronis bisa memiliki risiko yang lebih besar untuk terjadinya karsinoma sel skuamosa.

Kanker sel basal dan sel skuamosa bisa tumbuh di dalam saluran telinga atau menyebar ke daerah lain di sekitarnya. Kanker stadium awal bisa diatasi dengan cara mengangkatnya melalui pembedahan atau dengan memberikan terapi radiasi. Kanker yang lebih lanjut mungkin membutuhkan pembedahan yang lebih luas pada telinga bagian luar.

Karsinoma sel skuamosa tampak sebagai lesi kulit datar berkrusta yang bisa berdarah ketika digaruk. Tumor ganas ini bisa menyebar ke kelenjar getah bening di leher dan daerah lain. Biasanya hanya ada sedikit gejala saat tumor mulai muncul di saluran telinga, maka tumor biasanya baru terdeteksi pada stadium lanjut. Pada kasus ini, sebagian tulang temporal biasanya harus diangkat untuk memastikan bahwa tumor telah diangkat sepenuhnya. Terapi radiasi biasanya diberikan setelah pembedahan untuk memastikan bahwa tidak ada sel-sel kanker yang tersisa di daerah tersebut.

Karsinoma sel basal merupakan tumor ganas yang menyebar secara lokal, yaitu dengan menginvasi jaringan normal di sekitarnya. Pembedahan dilakukan untuk mengangkat tumor. Pemeriksaan jaringan di sekitarnya secara mikroskopik bisa dilakukan saat pembedahan untuk memastikan tumor diangkat sepenuhnya.

Seruminoma (kanker pada sel-sel yang menghasilkan serumen) bisa terjadi pada sepertiga bagian luar saluran telinga. Tumor ini tidak menyebar (metastasis) ke daerah lain, tetapi bersifat mendestruksi saluran telinga. Pengobatan dilakukan dengan cara mengangkat kanker dan jaringan di sekitarnya melalui pembedahan.

Gejala

Diagnosa

Pengobatan

Referensi

– Bluegrass Ear, Nose, and Throat. Outer Ear Disorders. 2010.

http://www.bluegrass-ent.com/diagnosis_center_outer_ear_disorders.html

– K, Bradley W. Ear Tumors. Merck Manual Home Health Handbook. 2013.

http://www.merckmanuals.com/home/ear_nose_and_throat_disorders/outer_ear_

disorders/ear_tumors.html

– V, Linda J. Beningn Ear Cyst or Tumor. Medline Plus. 2012.

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/001033.htm

– North Shore LIJ. Tumor of The Ear. 

http://www.nyhni.org/Centers-and-Services/Hearing-and-Balance-Disorders/

Tumors-of-the-Ear.aspx

Leave a Reply

Your email address will not be published.