Tiroiditis Pasca Melahirkan

by -8 views

Tiroiditis Pasca Melahirkan

Tiroiditis Pasca Melahirkan
Tiroiditis Pasca Melahirkan
Sumber gambar : http://www.buzzle.com

Definisi

Tiroiditis pasca melahirkan merupakan peradangan pada kelenjar tiroid yang terjadi setelah melahirkan. Tiroiditis pasca melahirkan dapat mengakibatkan terjadinya hipertiroidisme pada awalnya dan kemudian menyebabkan terjadinya hipotiroidisme.

PENYEBAB

Penyebab tiroiditis pasca melahirkan diperkirakan merupakan penyakit autoimun yang mirip dengan tiroiditis Hashimoto. 

Beberapa faktor risiko yang dapat memprediksikan siapa yang memiliki risiko tinggi untuk mengalami tiroiditis pasca melahirkan menurut ATA (America Thyroid Association):

  • Adanya antibodi anti-tiroid sebelum hamil merupakan faktor risiko utama. Perubahan sistem kekebalan tubuh saat kehamilan dapat membuat gejala-gejala tiroiditis lebih berat.
  • Diabetes tipe I
  • Riwayat gangguan fungsi tiroid sebelumnya
  • Riwayat keluarga akan adanya gangguan fungsi tiroid

Gejala

Ketika tiroid menjadi meradang, maka tiroid pertama-tama akan menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah besar ke dalam aliran darah, sehingga menyebabkan terjadinya hipertiroidisme. Pada fase ini, kebanyakan wanita tidak menyadari akan adanya gejala, yang seringkali hanya bersifat ringan dan sebentar. Setelah fase ini, wanita tersebut dapat pulih kembali atau mengalami kerusakan pada kelenjar tiroid. Jika kelenjar tiroid mengalami kerusakan, maka dapat menyebabkan terjadinya hipotiroidisme. Kondisi ini juga dapat membaik atau dapat juga menyebabkan terjadinya hipotiroidisme permanen sehingga membutuhkan terapi hormon pengganti.

Gejala-gejala yang dapat terjadi :

  • Gejala hipertiroidisme : merasa hangat, gemetar, kelemahan otot, cemas, detak jantung menjadi cepat, sulit berkonsentrasi, penurunan berat badan
  • Gejala hipotiroidisme : merasa lelah, konstipasi, hilang ingatan, tidak tahan terhadap udara dingin, kram otot, merasa lemah, peningkatan berat badan

Diagnosa

Prosedur diagnostik yang digunakan untuk mendeteksi tiroiditis pasca melahirkan tergantung dari fase penyakit. Pemeriksaan darah untuk mengukur kadar hormon tiroid (T3 dan T4) serta TSH (Thyroid Stimulating Hormone) biasanya dapat ditentukan saat ibu mengalami hipertiroidisme atau hipotiroidisme.

Pengobatan

Kebanyakan wanita dengan tiroiditis pasca melahirkan tidak membutuhkan terapi. Terapi tergantung dari fase penyakit dan tingkat keparahan gejala yang dialami. Wanita yang mengalami gejala-gejala hipertiroidisme yang hebat biasanya diterapi dengan obat beta-bloker, untuk melambatkan detak jantung dan mengurangi gejala. Wanita dengan gejala-gejala hipotiroidisme yang hebat diobati dengan terapi pengganti hormon tiroid.

Berdasarkan ATA, sangat penting untuk dilakukan monitoring, karena sekitar 80% wanita dengan gangguan ini akan memiliki fungsi tiroid yang normal kembali dalam waktu 12-18 bulan setelah onset gejala. Jika demikian, maka terapi dapat dihentikan dibawah supervisi dokter.

Referensi

– Johns Hopkins Medicine. Postpartum Thyroiditis. http://www.hopkinsmedicine.org/

healthlibrary/conditions/endocrinology/postpartum_thyroiditis_85,P00425/

Leave a Reply

Your email address will not be published.