Tiroiditis Granulomatosa Subakut

by -7 views

Tiroiditis Granulomatosa Subakut

Tiroiditis Granulomatosa Subakut
Tiroiditis Granulomatosa Subakut
Sumber gambar : http://www.nhs.uk/

Definisi

Tiroiditis Granulomatosa Subakut (Subacute granulomatous thyroiditis) atau disebut juga deQuervain’s thyroiditis merupakan peradangan kelenjar tiroid yang biasanya terjadi setelah infeksi saluran pernafasan bagian atas.

PENYEBAB

Tiroiditis granulomatosa subakut merupakan penyakit yang jarang terjadi dan mungkin disebabkan oleh infeksi virus. Partikel virus itu sendiri belum pernah ditemukan pada kelenjar tiroid, namun episode penyakit biasanya ditemukan setelah terjadinya infeksi saluran nafas bagian atas dan muncul saat terjadi penurunan titer virus pada fase konvalesen dari berbagai infeksi virus, seperti influenza, mumps, adenovirus, dan coxackievirus.

Tiroiditis granulomatosa subakut tidak berhubungan dengan tiroiditis autoimun. Adanya antibodi sementara, misalnya imunoglobulin penghambat yang berikatan dengan TSH, antibodi yang menghambat stimulasi tiroid, dan antibodi tiroglobulin, telah ditemukan pada fase akut penyakit, tetapi hal ini berkaitan dengan infeksi virus yang menginduksi munculnya respon autoimun. 

Hal ini belum jelas, apakah tiroiditis granulomatosa subakut disebabkan oleh infeksi virus langsung pada kelenjar tiroid atau akibat respon imun penderita terhadap adanya infeksi virus.

Berbeda dengan penyakit tiroid autoimun, respon imun pada tiroiditis granulomatosa subakut tidak terjadi selamanya, dengan demikian penyakit ini hanya bersifat sementara.

Gejala

Tiroiditis subakut biasanya terjadi paling sering pada wanita usia pertengahan dengan riwayat baru terkena infeksi virus pada sakuran nafas. Gejala awal yang paling sering terjadi adalah timbulnya rasa nyeri pada kelenjar tiroid. 

Kelenjar tiroid menjadi lunak dan biasanya timbul demam yang tidak terlalu tinggi (37,2-38,3 oC). Selain itu dapat terjadi kesulitan untuk menelan dan suara yang serak.

Nyeri bisa berpindah dari satu sisi ke sisi lainnya, menyebar ke rahang dan telinga dan terasa lebih nyeri jika penderita menggerakkan kepala atau menelan.  

Peradangan biasanya menyebabkan kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid, sehingga akan terjadi hipertiroidisme, yang hampir selalu diikuti oleh hipotiroidisme sementara. 

Banyak penderita merasakan kelelahan yang luar biasa.  

Kesembuhan total akan terjadi dalam waktu beberapa minggu atau bulan.

Diagnosa

Pada stadium awal, dimana terjadi hipertiroidisme, hasil pemeriksaan laboratorium biasanya menunjukkan kadar TSH yang rendah dan kadar T4 yang tinggi.
Pada stadium akhir, dimana terjadi hipotiroidisme, kadar TSH biasanya tinggi dan kadar T4 rendah.

Pada tiroiditis granulomatosa subakut, hasil biopsi kelenjar tiroid menunjukkan adanya peradangan sel raksasa.

Pengobatan

Tujuan pengobatan pada tiroiditis granulomatosa subakut adalah untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan, serta untuk mengatasi gejala-gejala hipertiroidisme.

Obat antiperadangan seperti Aspirin atau Ibuprofen bisa digunakan untuk mengurangi nyeri dan peradangan.

Pada kasus yang sangat berat, bisa diberikan pengobatan sementara dengan kortikosteroid (misalnya Prednison) selama 6-8 minggu untuk mengatasi peradangan yang ada. 

Gejala-gejala hipertiroidisme dapat diatasi dengan pemberian beta bloker, seperti propranolol atau atenolol.

PENCEGAHAN

Vaksinasi MMR (measles, mumps, rubella) atau vaksin flu dapat membantu untuk mencegah penyebab tiroiditis granulomatosa subakut.

Referensi

– Stephanie L Lee. Subacute Thyroidits. 2012. http://emedicine.medscape.com/article/125648-overview

– Nancy J Rennert. Subacute (deQuervain’s Thyroiditis). Yale University School of Medicine. New Haven. 2004. http://endocrinesurgery.ucla.edu/patient_education_adm_subacute_thyroiditis.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.