Sistem Pernafasan

by -8 views

Sistem Pernafasan

Sistem Pernafasan
Sistem Pernafasan
Sumber gambar : http://science.lotsoflessons.com

Definisi

Sistem pernafasan adalah sistem organ yang berperan dalam pertukaran oksigen dan karbondioksida dengan udara luar, dimana oksigen dapat masuk ke dalam tubuh dan karbondioksida dikeluarkan dari tubuh.

Fungsi Sistem Pernafasan

Untuk mempertahankan hidup, tubuh harus menghasilkan energi yang cukup. Energi dihasilkan dari pembakaran molekul-molekul makanan melalui proses oksidasi, dimana molekul makanan bergabung dengan oksigen. Pemakaian oksigen akan menghasilkan karbondioksida. Untuk itu, terdapat sistem organ yang berperan dalam pertukaran karbondioksida dan oksigen antara darah dan udara dengan kecepatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh, yaitu sistem pernafasan.

Bagian-Bagian Sistem Pernafasan

Sistem pernafasan dimulai dari hidung dan mulut, kemudian berlanjut ke saluran nafas dan paru-paru. Udara masuk ke sistem pernafasan melalui hidung dan mulut, kemudian melewati tenggorokan (faring) dan laring, masuk ke saluran nafas besar (trakea) yang bercabang menjadi dua saluran nafas yang lebih kecil, yaitu bronkus kanan dan kiri. Setiap bronkus mengarah ke paru-paru kanan dan kiri, yang masing-masing terbagi menjadi lobus-lobus, yaitu 3 lobus di paru kanan dan 2 lobus di paru kiri. Paru-paru kiri sedikit lebih kecil daripada paru-paru kanan karena paru-paru kiri berbagi ruang dengan jantung di sisi dada sebelah kiri.

The respiratory system

Sumber : https://myhealth.alberta.ca

Bronkus kiri dan kanan kemudian bercabang-cabang menjadi saluran-saluran nafas yang lebih kecil sampai ke saluran nafas yang paling kecil (bronkiolus). Saluran nafas yang besar bersifat semifleksibel karena terdiri dari jaringan penghubung fibrosa, yaitu kartilago. Saluran nafas yang lebih kecil ditunjang oleh jaringan paru yang melingkupi dan melekat padanya. Saluran nafas juga memiliki otot polos sirkuler yang dapat melebar (dilatasi) dan menyempit (konstriksi), sehingga ukuran saluran nafas bisa berubah.

Pada ujung setiap bronkiolus terdapat ribuan kantung-kantung kecil berisi udara (alveolus). Di dalam dinding alveolus, terdapat jaringan pembuluh-pembuluh darah kecil, yang disebut sebagai kapiler. Barier yang sangat tipis antara udara dan kapiler-kapiler di alveolus membuat oksigen bisa masuk ke dalam darah kapiler dari alveolus dan karbondioksida keluar dari darah kapiler ke alveolus.

Paru-paru memiliki selaput yang melapisinya dan membatasinya dengan dinding dada. Selaput yang meliputi paru-paru ini disebut sebagai selaput pleura. Selaput ini memiliki sejumlah kecil cairan pelumas di dalamnya, sehingga membuat paru-paru bisa mengembang dan mengempis dengan lancar saat bernafas.

Gejala

Diagnosa

Pengobatan

Referensi

– B, Joseph D. Respiratory System. Merck Manual Home Health Handbook. 2006.

http://www.merckmanuals.com/home/lung_and_airway_disorders/biology_of_the_lungs_and_

airways/respiratory_system.html

– B, Joseph D. Introduction to the Lungs and Airways. Merck Manual Home Health Handbook. 2006.

http://www.merckmanuals.com/home/lung_and_airway_disorders/biology_of_the_lungs_and_

airways/introduction_to_the_lungs_and_airways.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.