Psittakosis

by -7 views

Psittakosis

Psittakosis
Psittakosis
Sumber gambar : http://publichealth.lacounty.gov

Definisi

Psittakosis (Parrot Fever) adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia psittaci, yang ditularkan kepada manusia oleh burung serta menyebabkan gejala sistemik (seluruh tubuh) dan pneumonia.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah bakteri Chlamydia psittaci, yang bisa ditemukan pada burung beo, betet dan burung merpati; juga pada burung dara, kutilang, ayam dan kalkun.

Jalur infeksi utama adalah melalui sistem pernafasan. Infeksi terjadi setelah organisme penyebabnya (Chlamydia psittaci) terhirup, yaitu melalui kotoran unggas yang mengering atau sekret saluran nafas dari unggas yang sakit. Setelah terhirup, Chlamydia psittaci berikatan dengan sel-sel epitel saluran nafas kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah dan sistem retikuloendotelial.

Manusia bisa terkena penyakit ini akibat memelihara unggas yang sakit. Paparan singkat pada unggas yang sakit juga bisa menyebabkan infeksi, misalnya pada pengunjung yang datang ke toko hewan.

Orang-orang yang paling berisiko terkena penyakit ini :

  • Orang yang memelihara burung
  • Pegawai toko hewan
  • Pekerja di tempat pengolahan unggas
  • Dokter hewan
  • Gejala

    Gejala umumnya muncul setelah 5-14 hari setelah terinfeksi, tetapi bisa juga sampai 54 hari. Berat ringannya penyakit tergantung kepada usia penderita dan luasnya jaringan paru-paru yang terkena. Gejala-gejala yang bisa ditemukan berupa:
    – Demam dan menggigil
    – Nyeri otot
    – Sakit kepala
    – Lelah
    – Batuk kering
    – Sesak nafas
    – Nyeri tenggorokan
    – Mimisan
    – Gejala saluran cerna, seperti mual, muntah, nyeri perut, dan diare, tetapi lebih jarang terjadi
    – Ruam pada wajah (Horder spots)

    Diagnosa

    Pada pemeriksaan fisik dengan menggunakan stetoskop bisa terdengar suara nafas yang abnormal (ronki) atau penurunan suara pernafasan.
    Pemeriksaan penunjang yang bisa dilakukan:

  • Rontgen dada
  • CT scan dada
  • Pemeriksan darah, misalnya untuk menilai titer antibodi
  • Pembiakan dahak, tetapi pemeriksaan cenderung dihindari karena risiko penularan pada petugas laboratorium yang mengerjakan
  • Pengobatan

    Antibiotik diberikan minimal selama 10 hari. Penyembuhan mungkin akan memerlukan waktu yang lebih lama, terutama jika kasusnya berat. Pada kasus berat yang tidak diobati, tingkat kematian dapat mencapai 30%.

    Antibiotik pilihan yang diberikan yaitu Tetracycline dan Doxycycline. Tetracycline biasanya tidak diberikan pada anak-anak yang gigi permanennya belum tumbuh karena bisa menyebabkan perubahan warna pada gigi yang sedang tumbuh. Untuk itu, anak-anak yang berusia kurang dari 9 tahun dan wanita hamil bisa diberikan Erythromycin. Selain itu, bisa juga diberikan Azithromycin atau Chloramphenicol.

    PENCEGAHAN

    Peternak burung dan pemilik burung dapat melindungi dirinya dengan menghindari kontak dengan burung yang sakit.

    Referensi

    – L, K Dieter. Psittacosis. Medscape. 2013.

    http://emedicine.medscape.com/article/227025-overview

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.