Perubahan Warna Kuku

by -4 views

Perubahan Warna Kuku

Perubahan Warna Kuku
Perubahan Warna Kuku
Sumber gambar : http://www.webmd.boots.com

Definisi

Kuku jari kaki dan tangan merupakan lapisan keratin yang melindungi jaringan pada jari-jari tangan dan kaki. Kuku yang sehat biasanya memiliki warna yang tetap dan rata. Namun, kuku bisa memiliki warna yang tidak seperti biasanya akibat berbagai gangguan.

PENYEBAB

Berbagai keadaan bisa menyebabkan perubahan warna dan tekstur kuku, antara lain :

  • Cedera, misalnya akibat jatuhnya benda berat ke atas kuku jari. Hal ini bisa menyebabkan terkumpulnya darah dibawah kuku, sehingga kuku bisa tampak berwarna kehitaman. Jika semua bagian kuku terkena, maka kuku bisa terlepas dari dasarnya. Cedera juga bisa menyebabkan terbentuknya bintik atau garis putih di kuku.
  • Paparan berlebihan oleh bahan kimia atau obat tertentu. Hal ini bisa menyebabkan kuku menjadi berbayang-bayang hitam, abu-abu, kuning atau coklat.
  • Infeksi jamur. Banyak jamur bisa menyebabkan infeksi pada kuku (paling sering Trichophyton rubrum). Infeksi ini bisa menyebabkan perubahan warna kuku.
  • Infeksi bakteri tertentu pada kuku, misalnya Pseudomonas.
  • Penyakit kronis, seperti gangguan hati, ginjal, jantung, paru, atau diabetes.
  • Kanker kulit (melanoma). Kuku yang berwarna kehitaman harus diperiksa untuk menentukan apakah merupakan suatu melanoma (kanker kulit) atau bukan.

Dark lines beneath the nail

Sumber : http://www.webmd.boots.com

Gejala

Berbagai perubahan warna kuku yang bisa terjadi antara lain :

  • Hitam. Kuku bisa tampak berwarna kehitaman akibat terkumpulnya darah dibawah kuku (hematoma). Kuku yang berwarna kehitaman juga harus diperiksa untuk menentukan apakah merupakan suatu melanoma (kanker kulit) atau bukan.

Black Toenail / Subungual Hematoma – Sumber : http://www.sportsinjuryclinic.net

  • Merah, bisa terjadi akibat adanya hematoma di bawah kuku yang disebabkan oleh trauma atau kuku yang tumbuh ke dalam (ingrown toenail).
  • Kehijauan. Pseudomonas merupakan suatu jenis bakteri yang dapat menimbulkan infeksi pada dasar kuku dan menyebabkan warna kuku yang kehijauan.


Infeksi kuku akibat Pseudomonas aeruginosa (sebelum dan sesudah terapi)
Sumber : http://www.nejm.org

  • Adanya bintik atau garis putih di kuku, akibat cedera pada kuku.
  • Kuning atau kuning kehijauan. Penyakit paru tertentu dan pembengkakan jaringan akibat akumulasi cairan (lymphedema) bisa berperan dalam terjadinya perubahan warna pada kuku, yang disebut sebagai yellow nail syndrome.
  • Putih kekuningan atau berwarna lebih terang, jika kuku terpisah dari dasarnya (onycholysis).

Onycholysis – Sumber : http://www.dartmouth.edu

  • Setengah kuku bagian bawah menjadi putih dan setengah bagian atas menjadi merah muda atau tampak berpigmen (half-and-half nails), bisa terjadi akibat gagal ginjal.
  • Putih. Sirosis hati bisa menyebabkan kuku berubah warna menjadi putih, meskipun bagian ujung kuku bisa berwarna agak merah muda (Terry’s nail). Kadar albumin yang rendah pada orang-orang dengan sirosis bisa menyebabkan timbulnya garis putih horizontal pada kuku.

Terry’s Nail – Sumber : http://www.assh.org

  • Kuku lebih gelap (hiperpigmentasi), bisa terjadi akibat obat-obat kemoterapi, seperti bleomycin.
  • Biru-hitam. Klorokuin bisa menyebabkan dasar kuku berubah warna menjadi biru-hitam.
  • Biru sampai abu-abu gelap, bisa terjadi akibat paparan terhadap perak.
  • Coklat muda atau tua, bisa terjadi akibat pengobatan reumatoid artritis yang mengandung emas.
  • Biru, bisa terjadi akibat pemakaian antibiotik minocycline.
  • Garis-garis coklat-hitam, akibat pemakaian obat zidovudine untuk infeksi HIV. Namun, garis-garis ini juga bisa ditemukan pada orang-orang dengan AIDS yang tidak mendapatkan zidovudine.
  • Garis-garis putih mendatar, akibat keracunan arsen berat.
  • Garis-garis coklat-hitam pada dasar kuku (melanonychia striata). Pada orang-orang berkulit gelap, garis-garis ini mungkin merupakan suatu kondisi yang normal dan tidak membutuhkan penanganan. Namun, perubahan yang mirip juga bisa disebabkan oleh kanker kulit di sekitar atau dibawah kuku. Untuk itu diperlukan evaluasi kulit sekitarnya.

Diagnosa

Diagnosa didasarkan dari hasil pemeriksaan. Namun, untuk memastikan diagnosa, bisa dilakukan pemeriksaan penunjang, seperti kerokan dasar kuku untuk melihat adanya infeksi jamur atau pemeriksaan laboratorium untuk melihat adanya gangguan fungsi hati atau ginjal.

Pengobatan

Pengobatan meliputi perbaikan keadaan yang menjadi penyebab berubahnya warna dan tekstur kuku, serta menunggu kuku yang sehat tumbuh kembali. 

Referensi

– R, Wingfield E. Deformities and Discoloration of the Nails. Merck Manual. 2007.

http://www.merckmanuals.com/home/skin_disorders/nail_disorders/deformities_

and_discoloration_of_the_nails.html

– S, Melissa Conrad. Nail Discoloration. Web MD. 2013.

http://www.medicinenet.com/nail_discoloration/symptoms.htm

Leave a Reply

Your email address will not be published.