Perdarahan yang Abnormal

by -4 views

Perdarahan yang Abnormal

Perdarahan yang Abnormal
Perdarahan yang Abnormal
Sumber gambar : http://www.doctorsada.com

Definisi

Banyak wanita terkadang mengalami perdarahan yang abnormal dari vagina. Dikatakan abnormal jika : 

  • Perdarahan diluar siklus menstruasi
  • Menstruasi lebih sedikit atau lebih banyak dari biasanya
  • Perdarahan terjadi pada saat yang tidak semestinya, misalnya sebelum usia 10 tahun, ketika hamil, atau setelah menopause

PENYEBAB

Perdarahan bisa disebabkan oleh:

  • Cedera pada vulva atau vagina
  • Penganiayaan seksual
  • Peradangan vagina
  • Infeksi rahim
  • Kelainan darah yang menyebabkan pembekuan abnormal (misalnya leukemia atau trombositopenia)
  • Tumor jinak maupun tumor ganas (misalnya fibroid, kista, adenomiosis).

    Umur merupakan faktor yang penting dalam menentukan kemungkinan penyebab dari perdarahan :

    1. Bercak perdarahan pada bayi perempuan yang baru lahir bisa terjadi karena estrogen yang didapat dari ibunya
    2. Perdarahan pada masa kanak-kanak mungkin disebabkan oleh:
      Pubertas yang terlalu dini (pubertas prekoks). Pubertas prekoks bisa terjadi akibat obat-obatan, kelainan otak, kadar hormon tiroid yang rendah atau tumor pada kelenjar adrenal maupun tumor ovarium.
      Adenosis vaginalis (pertumbuhan jaringan kelenjar vagina yang berlebihan), yang seringkali terjadi akibat pemakaian dietilstilbestrol oleh ibunya sebelum anak dilahirkan. Anak perempuan yang menderit adenosis vaginalis memiliki resiko menderita kanker vagina dan kanker serviks (leher rahim).
    3. Perdarahan abnormal pada masa reproduktif bisa disebabkan oleh: 
      – Komplikasi dari kehamilan (misalnya plasenta previa, kehamilan ektopik)
      – Alat kontrasepsi (misalnya pil KB, progesteron, IUD) 
      – Mola hidatidosa
      Endometriosis
    4. Penyebab perdarahan abnormal setelah menopause yang paling serius adalah kanker (misalnya kanker lapisan rahim, serviks maupun vagina). Sedangkan penyebab lainnya adalah penipisan dinding vagina (vaginitis atrofika), penipisan atau penebalan lapisan rahim dan polip rahim.
  • Gejala

    Gejalanya berupa perdarahan yang abnormal (misalnya lebih banyak, lebih encer, lebih sering atau tidak teratur), yang terjadi diluar atau selama siklus menstruasi.

    Diagnosa

    Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.
    Untuk mengetahui adanya keganasan, bisa dilakukan pemeriksaan biopsi.

    Pengobatan

    Pengobatan tergantung kepada penyebabnya.

    Adenosis vaginalis tidak memerlukan pengobatan khusus, tetapi penderita sebaiknya menjalani pemeriksaan secara teratur untuk mengetahui perkembangan penyakitnya.

    Polip rahim, fibroid dan kanker bisa diangkat melalui pembedahan.

    Histerektomi (pengangkatan rahim) dilakukan pada wanita pasca menopause yang mengalami perdarahan akibat penebalan lapisan rahim dan adanya sel-sel yang abnormal (yang mungkin merupakan sel-sel prekanker).

    Referensi

    – Abnormal Vaginal Bleeding. WebMD. 2011.

    http://women.webmd.com/tc/abnormal-vaginal-bleeding-topic-overview

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.