Pemeriksaan Serial Saluran Pencernaan Atas dan Usus Halus

by -3 views

Pemeriksaan Serial Saluran Pencernaan Atas dan Usus Halus

Pemeriksaan Serial Saluran Pencernaan Atas dan Usus Halus
Pemeriksaan Serial Saluran Pencernaan Atas dan Usus Halus
Sumber gambar :

Definisi

Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan bagian atas dan tengah (Kerongkongan, lambung, dan usus kecil). Ini memerlukan pencelanan barium sulfat, minuman berkapur (tetapi bukan tepung) dengan konsistensi seperti susu kocok. Barium yang berjalan pada saluran pencernaan dapat tampak dengan penyinaran sinar-X.

Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus dilakukan bila penderita mempunyai:

  1. Gejala-gejala pada saluran pencernaan atas, seperti sulit menelan, muntah, atau merasa terbakar atau rasa perih pada pusat lambung.
  2. Tanda-tanda penyakit usus kecil, seperti diare dan penurunan berat badan yang tidak ada penjelasannya.
  3. Tanda-tanda pendarahan pada saluran pencernaan, seperti muntah darah atau feses berwarna gelap atau hitam.

Mengapa Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus dilakukan?

  1. Untuk mendiagnosa hernia hiatal, yaitu keadaan dimana cairan lambung naik ke atas masuk ke kerongkongan atau diluar kerongkongan.
  2. Untuk mendiagnosia divertikula, yaitu adanya kantong-kantong pada saluran pencernaan atas.
  3. Untuk mediagnosa varices esophagus, yaitu pelebaran vena yang abnormal.
  4. Untuk membantu mendeteksi penyempitan pada saluran pencernaan atas.
  5. Untuk membantu mendiagnosa tukak, tumor, enteritis local dan sindroma malabsorbsi.
  6. Untuk membantu mendeteksi gangguan motilitas.

Apa yang harus Anda ketahui sebelumnya?

  1. Anda perlu makan diet rendah serat selama 2 sampai 3 hari sebelum Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus. Setelah lewat tengah malam pada malam sebelum Pemeriksaan serial sauran pencernaan atas dan usus halus, Anda perlu berpuasa. Jika Anda perokok, anda harus menghentikannya setelah tengah malam.
  2. Anda akan mempelajari Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus, termasuk siapa yang akan melakukan, dimana, dan perkiraan lamanya tes (sampai lebih dari 6 jam). Bawalah bacaan yang baik untuk melewatkan waktu pada saat tes.
  3. Anda diberi tahu tentang preparat barium yang harus Anda minum selama tes. Pertama, Anda akan menerima campuran yang kental, kemudian campuran yang encer. Seluruhnya selama tes Anda akan minum sebanyak 16 sampai 20 ons (500 sampai 700 mililiter).
  4. Akan dilakukan penyinaran dengan sinar-X pada Anda dengan posisi yang berbeda-beda pada meja penyinaran yang dapat dimiringkan. Selama Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus perut Anda akan diberi tekanan agar terjadi pelapisan barium yang baik pada dinding lambung atau usus halus atau untuk meluruskan usus halus yang terlipat.
  5. Tepat sebelum tes, Anda akan memakai pakaian rumah sakit dan melepas semua perhiasan, gigi palsu, jepit rambut atau benda–benda lain yang ada pada lapangan penyinaran sinar-X.
  6. Anda mendapat surat yang memberitahukan persetujuan Anda untuk melakukan Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus ini. Pastikan untuk membaca surat ini dengan hati-hati sebelum menandatanganinya. Tanyakan bila ada bagian yang tidak Anda mengerti.

Apa yang terjadi selama Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus?

  1. Setelah Anda berbaring pada meja penyinaran dan tali pengaman pada punggung dipasang, meja tersebut dimiringkan sampai posisi Anda tegak. Kemudian jantung, paru dan perut Anda diperiksa.
  2. Anda diberi tahu untuk menelan barium beberapa kali dan jalannya barium melalui kerongkongan diobservasi. Kemudian disinar-X dari beberapa sudut.
  3. Ketika barium sudah memasuki lambung, dokter atau asistennya akan menekan perut Anda ke dalam agar barium dapat melapisi lambung dengan baik.
  4. Anda diberi tahu untuk menghisap barium dengan memakai sedotan. Dengan demikian, udara yang masuk pada lambung Anda akan sedikit. Hal ini akan memungkinkan pemeriksaan yang detail dan penyinaran pada lipatan lambung Anda. Selanjutnya, Anda minum barium yang tersisa sambil dokter memeriksa pengisian barium pada lambung dan pengosongannya menuju usus dua belas jari, yaitu bagian pertama daris usus halus.
  5. Ada dua serial penyinaran sinar-X pada lambung dan usus dua belas jari dari sudut yang berbeda-beda.
  6. Jalannya barium menuju usus halus selanjutnya diobservasi dan disinar-X setiap interval 30 sampai 60 menit.

Apa yang terjadi sesudahnya?

  1. Anda akan mendapat obat berbentuk enema atau pencahar.
  2. Warna feses Anda akan menjadi lebih muda warnanya selama 1 sampai 3 hari. Akan tetapi, jika selama 2 atau 3 hari tidak ada pergerakan usus/rasa mulas, beritahukan pada dokter.

Apakah Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus berisiko?

Pemeriksaan serial saluran pencernaan atas dan usus halus tidak boleh dilakukan jika penderita mempunyai sumbatan atau robekan pada saluran pencernaannya. Barium akan memperparah penyumbatan atau meresap ke dalam rongga perut.

Apa yang dimaksud dengan hasil yang normal?

Setelah barium ditelan, cairan akan mengalir pada dasar lidah menuju tenggorokan. Hal ini digerakan oleh kontraksi saluran pencernaan melalui seluruh panjang kerongkongan dalam waktu sekitar 2 detik. Kalau sudah mencapai dasar kerongkongan, spingter membuka dan barium akan masuk ke lambung. Setelah barium melewati, spingter menutup. Normalnya barium akan mengisi tenggorokan dan kerongkongan dengan rata, dan dindingnya terlihat halus dan teratur.

Barium masuk ke lambung, hal ini akan menunjukkan karakterisitik lipatan-lipatan yang disebut rugae. Kalau lambung sudah terisi sepenuhnya dengan barium, kontur lapisan terluar akan tampak halus dan teratur tanpa adanya pendataran, yaitu daerah yang kaku (rigid).

Setelah barium masuk ke lambung, hal ini akan cepat dikosongkan untuk menuju usus dua belas jari dan menampakkan lipatan-lipatan sirkuler. Lipatan ini dalam dan menjadi semakin banyak pada bagian usus halus selanjutnya yaitu, jejunum. Kadang-kadang barium tersangkut di antara lipatan-lipatan tersebut, sehingga akan tampak gambaran sinar-X bintik-bintik. Kalau barium sudah memasuki ileum, lipatan-lipatan sirkuler berkurang dan, kecuali ada pelebaran yang mrirp dengan usus dua belas jari. Penyinaran sinar-X juga menunjukkan diameter usus halus dari usus dua belas jari sampai ileum mengecil secara bertahap.

Apa yang dimaksud dengan hasil yang tidak normal?

Sinar-X pada kerongkongan dapat menampakan striktur, tumor, hernia hiatal, divertikula, varices dan tukak. Striktur jinak biasanya akan melebarkan kerongkongan, sedang yang ganas akan menyebabkan perubahan yang erosive. Tumor akan menyebabkan defek pengisian barium, tetapi hanya tumor yang ganas saja yang mengubah kontur mukosa. Akan tetapi, untuk diagnosa definitive tumor dan striktur diperlukan tindakan biopsy.

Gangguan motilitas , seperti spasme kerongkongan, biasanya sulit dideteksi karena kejang tidak menentu dan sementara. Tes lain disebut monometri, pada umumnya dilakukan untuk mendeteksi gangguan ini.

Sinar-X pada lambung bisa menampakkan tumor dan tukak lambung. Tumor ganas menampakkan defek pengisian pada film sinar-X dan biasanya mengacaukan pergerakan saluran cerna.Tukak paling banyak timbul pada lambung dan usus dua belas jari, oleh karena itu kedua area itu diperiksa bersama. Tukak yang jinak biasanya menunjukkan ada bekas penyembuhan sebagian atau seluruhnya dan pada radiasi tampak karakteristik gambaran lipatan yang menyebar dari tepi cekungan tukak. Tukak yang ganas biasanya berkaitan dengan adanyan dugaan masa, biasanya pada radiasi menampakkan adnya lipatan-lipatan yang menyebar dari tepi cekungan tukak menuju masa tersebut. Akan tetapi, untuk diagnosa pasti dari tukak dan tumor diperlukan biopsy.

Sinar-X pada usus halus bisa menampakkan enteristik regional, sindroma malabsorbsi dan tumor.

Gejala

Diagnosa

Pengobatan

Referensi

Leave a Reply

Your email address will not be published.