Overhidrasi (kelebihan cairan dalam tubuh)

by -4 views

Overhidrasi (kelebihan cairan dalam tubuh)

Overhidrasi (kelebihan cairan dalam tubuh)
Overhidrasi (kelebihan cairan dalam tubuh)
Sumber gambar : http://thesheaf.com

Definisi

Overhidrasi adalah suatu keadaan dimana terjadi kelebihan cairan di dalam tubuh.

PENYEBAB

Overhidrasi terjadi jika asupan cairan lebih besar daripada pengeluaran cairan. Kelebihan cairan dalam tubuh menyebabkan konsentrasi natrium dalam aliran darah menjadi sangat rendah.

Overhidrasi dapat terjadi misalnya ketika seorang atlet minum air atau minuman olahraga dalam jumlah yang sangat banyak untuk mencegah dehidrasi, atau ketika seseorang minum air lebih banyak dari kebutuhan tubuh karena gangguan psikiatrik, yang disebut polidipsi psikogenik. Akibatnya air yang masuk terlalu banyak dan natrium di dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga overhidrasi umumnya terjadi dengan rendahnya kadar natrium di dalam darah yang dapat menjadi berbahaya. Namun, biasanya minum air dalam jumlah banyak tidak menyebabkan overhidrasi jika kelenjar hipofisa, ginjal, hati, dan jantung dapat berfungsi secara normal. Overhidrasi lebih sering terjadi pada orang-orang yang ginjalnya tidak dapat membuang cairan secara normal, misalnya pada penderita penyakit jantung, ginjal atau hati. Orang-orang tersebut harus membatasi jumlah air yang mereka minum dan jumlah garam yang mereka makan.

Gejala

Seperti halnya dengan dehidrasi, organ yang paling mudah terkena dampak dari overhidrasi adalah otak. Jika overhidrasi terjadi secara perlahan, sel-sel otak memiliki kesempatan untuk menyesuaikan diri, sehingga hanya sedikit gejala yang timbul. Jika overhidrasi terjadi sangat cepat, penderita akan menunjukkan kekacauan mental, kejang dan koma.

Diagnosa

Overhidrasi perlu dibedakan dengan volume darah yang berlebihan. Ketika overhidrasi terjadi dan volume darah normal, kelebihan air biasanya akan dipindahkan ke dalam sel-sel tubuh, dan tidak terjadi pembengkakan jaringan (edema). Tetapi ketika overhidrasi dan volume darah yang berlebihan terjadi, tubuh juga memiliki natrium yang berlebihan sehingga mencegah air untuk pindah ke dalam sel-sel tubuh dan menyebabkan pembengkakan jaringan (edema) pada dada, perut, dan tungkai bawah. Membedakan overhidrasi dan volume darah yang berlebihan seringkali sulit dilakukan, karena overhidrasi bisa terjadi sendiri atau bersamaan dengan kelebihan volume darah. 

Pengobatan

Pengobatan overhidrasi tergantung kepada penyebabnya. Tetapi pada dasarnya, tanpa melihat apapun penyebabnya, asupan cairan harus dibatasi. Minum sebanyak kurang dari 1 L cairan/hari biasanya akan memperbaiki overhidrasi dalam beberapa hari. Pembatasan asupan cairan ini harus dibawah pengawasan dan atas saran dari dokter.

Kadang diberikan diuretik untuk meningkatkan pembuangan cairan oleh ginjal. Biasanya diuretik lebih efektif dalam mengatasi kelebihan volume darah, sehingga paling efektif jika diberikan kepada penderita overhidrasi yang disertai dengan kelebihan volume darah.

Referensi

– James L Lewis. Overhydration. 2013. http://www.merckmanuals.com/home/

hormonal_and_metabolic_disorders/water_balance/overhydration.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.