Orgasme Yang Terhambat

by -11 views

Orgasme Yang Terhambat

Orgasme Yang Terhambat
Orgasme Yang Terhambat
Sumber gambar : http://www.shutterstock.com

Definisi

Orgasme yang terhambat adalah suatu kelainan dimana seorang wanita tidak pernah mengalami orgasme, atau orgasmenya tertunda lebih lama daripada yang diinginkan olehnya dan oleh mitra seksualnya, atau sulit mencapai orgasme meskipun rangsangannya sudah memadai.

Kelainan ini bisa berlangsung seumur hidup, atau bisa terjadi sesudah suatu masa dimana fungsinya normal atau bisa terjadi hanya pada keadaan tertentu atau dengan mitra seksual tertentu.

Sekitar 10 % wanita tidak pernah mengalami orgasme dengan berbagai rangsangan atau pada berbagai situasi. Sebagian besar wanita dapat mengalami orgasme dengan perangsangan pada klitoris, tetapi mungkin lebih dari setengahnya seringkali tidak mampu mencapai orgasme selama melakukan hubungan seksual (sanggama) kecuali jika klitorisnya dirangsang sebelumnya. 

PENYEBAB

Penyebab kelainan ini mirip dengan penyebab kelainan gairah seksual pada wanita. Beberapa wanita mungkin tidak memiliki masalah pada tahap perangsangan, tetapi dapat menjadi kehilangan gairah, terutama selama melakukan hubungan seksual. Alasannya bisa berupa perasaan bersalah karena kepuasan yang nantinya akan terjadi, perasaan takut tergantung pada mitra seksualnya atau takut kehilangan kendali.

Orgasme pada wanita juga dapat terhambat jika hubungan seksual terhenti (pria telah mengalami ejakulasi) sebelum wanita mengalami rangsangan yang cukup.

Gangguan fisik juga dapat berkontribusi untuk terjadinya gangguan orgasme, misalnya kerusakan saraf (akibat diabetes, cedera medula spinalis, atau multipel sklerosis), serta kelainan organ genitalia. Selain itu, obat-obat tertentu, terutama yang menghambat ambilan serotonin, juga dapat menghambat terjadinya orgasme.

Gejala

Seorang wanita tidak pernah mengalami orgasme, atau orgasmenya tertunda lebih lama daripada yang diinginkan olehnya dan oleh mitra seksualnya, atau sulit mencapai orgasme meskipun rangsangannya sudah memadai.

Diagnosa

Diagnosa didasarkan pada penjelasan tentang gangguan yang ada. Untuk mengenali penyebab, perlu diketahui bagaimana pengalaman seks dan riwayat kesehatan selama ini, termasuk penggunaan obat-obatan, dan pemeriksaan fisik.

Pengobatan

Bila ditemukan penyebab fisik, maka diobati sebagaimana mestinya. Jika penyebabnya adalah obat-obatan, maka obat tersebut jika mungkin dihentikan atau diganti.

Jika penyebab utamanya adalah masalah psikis, maka dapat dilakukan penyuluhan, baik untuk penderita maupun mitra seksualnya. Pengetahuan seorang wanita akan fungsi organ seksual dan responnya sangat penting.

Kekuatan otot-otot vagina bisa ditingkatkan dengan cara melakukan latihan Kegel. Wanita mengkerutkan otot vaginanya kuat-kuat (seperti menahan berkemih) selama 10-15 menit, minimal 3 kali/hari. Biasanya setelah 2-3 bulan, kepekaan dan ketegangan otot vagina akan bertambah dan rasa pengendalian wanita akan meningkat.

Referensi

– B, Rosemary. Orgasmic Disorder. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

http://www.merckmanuals.com/home/womens_health_issues/sexual_dysfunction_

in_women/orgasmic_disorder.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.