Obesitas Pada Remaja

by -4 views

Obesitas Pada Remaja

Obesitas Pada Remaja
Obesitas Pada Remaja
Sumber gambar : http://www.be-fit.me

Definisi

Obesitas adalah keadaan tubuh dimana indeks massa tubuh (BMI – Body Mass Index) lebih besar dari persentil 95 pada usia dan jenis kelamin yang sama.

Obesitas perlu dibedakan dengan kelebihan berat badan. Kelebihan berat badan adalah keadaan dimana berat badan melebihi berat badan ideal sesuai tinggi badan, yang bisa berasal dari lemak, otot, tulang, air, atau kombinasi dari faktor-faktor ini. Sedangkan obesitas adalah suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak tubuh yang berlebihan.

Obesitas meningkat dua kali lipat pada remaja dibandingkan saat 30 tahun yang lalu. Meskipun kebanyakan komplikasi obesitas terjadi saat dewasa, tetapi remaja yang mengalami obesitas lebih rentan untuk terkena diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi dibandingkan teman sebayanya. Kebanyakan remaja yang obesitas tetap sama saat dewasa.

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya obesitas pada remaja sama dengan pada orang dewasa. Obesitas yang disebabkan oleh gangguan endokrin, seperti hipotiroidisme atau hiperadrenokortisisme, jarang terjadi. Remaja yang mengalami peningkatan berat badan karena gangguan endokrin biasanya memiliki perawakan yang pendek dan memiliki tanda-tanda lain dari gangguan yang mendasarinya.

Meskipun faktor genetik seringkali berperan dalam terjadinya obesitas, tetapi sebagian besar remaja yang mengalami obesitas mengkonsumsi kalori yang lebih banyak dari yang mereka gunakan.

Stigma sosial terhadap penderita obesitas seringkali membuat banyak remaja dengan obesitas merasa memiliki citra diri yang buruk dan semakin menjauhkan diri dari lingkungan sosialnya.

Penanganan untuk remaja dengan obesitas harus berfokus pada pola makan yang sehat dan melakukan aktivitas fisik yang rutin, seperti berolahraga. Asupan kalori dikurangi dengan membuat perubahan dalam kebiasaan makan sehari-hari dan asupan makan yang seimbang. Aktivitas fisik harus ditingkatkan untuk membakar kalori lebih banyak.

Konseling bisa dilakukan untuk membantu remaja mengatasi masalahnya, termasuk rasa rendah diri.

Obat-obat yang membantu untuk menurunkan berat badan umumnya tidak digunakan saat remaja karena pertimbangan keamanan dan adanya risiko penyalahgunaan obat. Pengecualian adalah remaja obese dengan riwayat keluarga yang kuat untuk diabetes tipe 2. Remaja-remaja dengan kondisi ini berisiko tinggi untuk mengalami diabetes. Untuk itu, obat metformin, yang digunakan untuk mengobati diabetes, bisa digunakan untuk membantu mengurangi berat badan dan juga menurunkan risiko terkena diabetes.

Gejala

Diagnosa

Pengobatan

Referensi

– L, Sharon. Obesity in Adolescents. Merck Manual Home Health Handbook. 2009.

http://www.merckmanuals.com/home/childrens_health_issues/problems_in_adolescents/

obesity_in_adolescents.html?qt=obesity%20in%20adolescent&alt=sh

Leave a Reply

Your email address will not be published.