Nipple Discharge

by -4 views

Nipple Discharge

Nipple Discharge
Nipple Discharge
Sumber gambar : http://www.bccmiami.com

Definisi

Nipple Discharge adalah cairan yang keluar dari puting susu.

Sekitar 20% wanita mengeluarkan cairan yang menyerupai susu atau cairan jernih secara spontan. Ketika melakukan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri), akan keluar cairan dari payudara pada 50-60% wanita kulit putih dan wanita kulit hitam, serta 40% wanita Asia-Amerika.

PENYEBAB

Terkadang, keluarnya cairan dari puting susu merupakan keadaan yang normal dari fungsi payudara. Jika hal ini penyebabnya, maka keluarnya cairan akan berhenti dengan sendirinya.

Kebanyakan nipple discharge berasal dari keadaan yang bukan merupakan suatu keganasan (jinak). Nipple discharge yang bukan karena keganasan ini hampir separuhnya disebabkan oleh papiloma dan sisanya disebabkan oleh perubahan fibrokistik atau ektasia duktus.

Nipple discharge juga dapat terjadi akibat adanya kanker payudara, terutama jika penderita berusia diatas 40 tahun, memiliki benjolan pada payudara, cairan yang keluar mengandung darah, dan hanya terjadi pada satu payudara.

Penyebab terjadinya nipple discharge dapat berupa :

  • Abses payudara (paling sering ditemukan pada wanita menyusui)
  • Cedera pada payudara
  • Obat-obatan (misalnya simetidin, metildopa, metoklopramid, pil KB, fenotiazin, reserpin, antidepresi trisiklik atau verapamil)
  • Prolaktioma (tumor di dalam otak yang menghasilkan prolaktin). Prolaktin adalah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisa, yang memicu pertumbuhan kelenjar susu dan pembentukan air susu
  • Tumor jinak pada payudara, seperti papiloma intraduktal dan fibroadenoma
  • Ektasia duktus (pelebaran dan pengerasan saluran payudara akibat penuaan dan kerusakan)
  • Kanker payudara, misalnya penyakit Paget pada payudara
  • Infeksi pada payudara
  • Stimulasi payudara yang berlebihan
  • Perubahan fibrokistik
  • Galaktore
  • Gangguan keseimbangan hormon
  • Kehamilan
  • Gejala

    Cairan yang seperti susu (keruh, berwarna keputihan, encer dan tidak lengket) adalah jenis cairan yang paling sering ditemukan dan kebanyakan disebabkan oleh laktasi (pembentukan air susu) atau menigkatnya mekanisme perangsangan puting susu akibat sentuhan, pengisapan atau iritasi pakaian selama melakukan olah raga atau aktivitas lainnya.

    Biasanya cairan yang jernih, seperti susu, dan keluar dari kedua puting susu, bukan merupakan pertanda dari kanker payudara. Namun cairan yang mengandung darah atau encer, keluar dengan sendirinya (tanpa menyentuh puting susu), dan terutama jika hanya keluar dari salah satu puting susu, merupakan cairan yang abnormal; tetapi hanya sekitar 10% cairan abnormal yang bersifat ganas.

    Cairan dari puting susu perlu mendapat perhatian khusus jika:

  • Berwarna kemerahan atau encer disertai warna merah, pink atau coklat
  • Lengket dan warnanya bening atau berwarna coklat sampai hitam (mengkilat)
  • Keluar secara spontan tanpa harus memijat puting susu
  • Sifatnya menetap
  • Hanya keluar dari salah satu puting susu (unilateral)
  • Cairan selain air susu 
    Nipple discharge
  • Diagnosa

    Pemeriksaan diagnostik untuk nipple discharge meliputi:

  • Biopsi payudara (jika ditemukan benjolan)
  • Sitologi cairan
  • CT scan kepala (untuk mencari tumor hipofisa)
  • Mammografi
  • Kadar prolaktin serum
  • Transillumination
  • USG payudara
  • Galaktogram atau duktogram (untuk membantu menemukan papiloma intraduktal)
  • Pengobatan

    Saat penyebab keluarnya cairan dari puting susu diketahui, maka dapat ditentukan terapi untuk mengatasinya, antara lain :

    • Mengubah atau menghentikan penggunaan obat-obatan yang menyebabkan keluarnya cairan dari puting susu (nipple discharge)
    • Mengangkat tumor (benjolan) pada payudara
    • Memotong saluran susu (duktus)
    • Mendapatkan terapi lokal untuk mengatasi perubahan pada kulit di sekitar puting susu
    • Mendapatkan terapi untuk mengatasi kondisi kesehatan yang mendasarinya

    Jika semua pemeriksaan didapatkan hasil yang normal, maka penderita tidak membutuhkan terapi. Pemeriksaan fisik dan mammografi dapat diulang setahun kemudian.

    Referensi

    – Z, David. Nipple Discharge. Medline Plus. 2012.

    http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/001515.htm

    – N, Mikio A. Breast and Nipple Discharge : What It Could Mean. 2012.

    http://women.webmd.com/guide/breast-nipple-discharge

    – Mayo Clinic. Nipple Discharge. 2011.

    http://www.mayoclinic.com/health/nipple-discharge/MY00467

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.