Neuralgia Tibialis Posterior

by -10 views

Neuralgia Tibialis Posterior

Neuralgia Tibialis Posterior
Neuralgia Tibialis Posterior
Sumber gambar : http://www.puebloankleandfoot.com

Definisi

Neuralgia Tibialis Posterior merupakan rasa nyeri yang timbul di pergelangan kaki, kaki dan terkadang jari-jari kaki, yang disebabkan oleh penekanan atau kerusakan pada saraf yang menuju ke tumit dan telapak kaki (saraf tibialis posterior).

PENYEBAB

Neuralgia tibialis posterior disebabkan oleh penekanan atau kerusakan saraf tibialis posterior.

Saraf tibialis posterior berjalan di bagian belakang betis menuju ke kaki melalui celah fibrosa (tarsal tunnel) di dekat tumit. Jika jaringan di sekitar celah tersebut (tarsal tunnel) meradang, maka bisa terjadi pembengkakan dan penekanan pada saraf yang melaluinya, sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Berbagai kondisi yang bisa menyebabkan atau mempengaruhi terjadinya neuralgia tibialis posterior antara lain :

  • fraktur (patah tulang) kaki
  • pembengkakan pada pergelangan kaki akibat gagal jantung atau gagal ginjal
  • hipotiroidisme
  • peradangan sendi, misalnya akibat gout atau reumatoid artritis
  • postur kaki yang tidak baik, yaitu jika kaki terlalu miring ke arah dalam dan menekan saraf yang berjalan melalui tarsal tunnel

Gejala

Gejala yang paling sering ditemukan pada neuralgia tibialis posterior adalah rasa nyeri, biasanya seperti terbakar atau kesemutan, yang bisa timbul saat seseorang berdiri, berjalan, atau menggunakan sepatu jenis tertentu. Nyeri timbul di sekitar pergelangan kaki, biasanya pada sisi bagian dalam, dan meluas ke jari-jari kaki, yang biasanya memburuk saat berjalan dan mereda dengan istirahat. Adakalanya, rasa nyeri juga bisa dirasakan saat beristirahat.

Diagnosa

Diagnosa dipastikan dengan melakukan pemeriksaan fisik, yaitu dengan menepuk atau menekan daerah di bawah tulang pergelangan kaki, sehingga seringkali akan timbul rasa kesemutan (Tinel sign), yang bisa meluas ke daerah tumit, lengkung kaki, atau jari-jari kaki. Selain itu, bisa dilakukan tes konduksi saraf untuk membantu menentukan penyebab atau tingkat keparahan cedera yang terjadi, terutama jika hendak dilakukan tindakan pembedahan.

Pengobatan

Penanganan yang diberikan dapat berupa :

  • Suntikan kortikosteroid, atau dengan campuran obat anestesi, untuk meredakan rasa nyeri.
  • Menggunakan alat khusus (orthoses), seperti pembidaian atau penyangga (brace), untuk mengurangi tekanan pada kaki dan membatasi gerakan yang bisa menyebabkan tekanan pada saraf.
  • Pembedahan untuk menghilangkan tekanan pada saraf, bisa dilakukan jika nyeri tidak dapat diatasi dengan penanganan lainnya.

Referensi

– W, Kendrick A. Tarsal Tunnel Syndrome. Merck Manual Home Health Handbook. 2012.

http://www.merckmanuals.com/home/bone_joint_and_muscle_disorders/foot_problems/

tarsal_tunnel_syndrome.html

Leave a Reply

Your email address will not be published.