Mukormikosis (Zygomikosis)

by -5 views

Mukormikosis (Zygomikosis)

Mukormikosis (Zygomikosis)
Mukormikosis (Zygomikosis)
Sumber gambar : http://trialx.com

Definisi

Mukormikosis (Zygomikosis) adalah suatu infeksi yang disebabkan oleh jamur yang termasuk ke dalam kelompok Mucorales.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah jamur Mucorales. Mukormikosis disebabkan oleh terhirupnya spora yang dihasilkan oleh Mucorales. Jamur ini banyak terdapat di lingkungan dan juga termasuk banyak jamur roti. Kemungkinan spora jamur ini seringkali terhirup sepanjang waktu. Namun, kebanyakan jamur ini tidak menyebabkan infeksi.

Infeksi paling sering mengenai hidung, sinus, mata, dan otak, yang disebut sebagai mukormikosis rhinoserebral. Infeksi berat dan berpotensi mengakibatkan kematian biasanya terjadi pada orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, misalnya akibat kurang gizi atau diabetes yang tidak terkontrol. Infeksi juga sering terjadi pada paru-paru. Pada kasus yang jarang, infeksi terjadi pada kulit dan sistem pencernaan.

Keadaan-keadaan lain yang berhubungan dengan terjadinya Mukormikosis:
– Pemakaian steroid jangka panjang
Asidosis metabolik
– Pencangkokan organ tubuh
Leukemia/limfoma
AIDS

Gejala

Sindroma yang berhubungan dengan mukormikosis adalah:

  1. Mukormikosis rinoserebralis.
    Gejala-gejala mukormikosis rhinoserebral meliputi adanya rasa nyeri, demam, dan infeksi pada rongga mata (selulitis orbita) dengan penonjolan pada mata yang terkena (proptosis). Nanah dapat keluar dari hidung. Langit-langit mulut, tulang-tulang wajah di sekitar rongga mata atau sinus, atau septum hidung bisa mengalami kerusakan akibat infeksi. Infeksi pada otak dapat menyebabkan kejang, kelumpuhan sebagian, dan koma.
  2. Mukormikosis pulmoner.
    Mukormikosis pada paru-paru menyebabkan timbulnya demam, batuk (bisa berupa batuk darah), dan terkadang sesak bernafas.
  3. Mukormikosis saluran pencernaan.
    Gejalanya berupa nyeri perut, diare, muntah darah dan adanya darah dalam tinja.
  4. Mukormikosis kuteneus.
    Merupakan infeksi jamur pada kulit, yang ditandai dengan adanya satu daerah pengerasan di kulit yang pusatnya berwarna hitam dan menimbulkan rasa nyeri.
  5. Mukormikosis renalis.
    Merupakan infeksi jamur pada ginjal, dengan gejala berupa sakit pinggang dan demam.

Jamur cenderung untuk mengenai pembuluh darah arteri. Akibatnya, terbentuk bekuan-bekuan darah dan kematian jaringan. Jamur tumbuh tidak terkontrol pada jaringan yang mati, dan menjadi berwarna hitam dan dapat terjadi perdarahan pada daerah di sekitarnya.

Diagnosa

Bisa dilakukan pemeriksaan CT scan atau MRI, yang lokasinya tergantung kepada bagian tubuh yang terkena. Jika menyerang sinus, dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter ahli THT. Biasanya, diagnosis dapat ditegakkan ketika jamur dapat diidentifikasi pada pemeriksaan biakan contoh jaringan yang terinfeksi.

Pengobatan

Kebanyakan penderita diobati dengan amfoterisin B dosis tinggi secara intravena (melalui pembuluh darah). Orang-orang dengan diabetes yang tidak terkontrol diberikan insulin untuk menurunkan kadar gula darah.

Jaringan yang terinfeksi dan terutama jaringan mati harus diangkat melalui pembedahan. Diagnosis dan pemberian terapi sedini mungkin sangat penting dilakukan untuk mencegah kematian atau pembedahan lebih luas, yang seringkali menimbulkan kecacatan.

Mukormikosis merupakan infeksi yang sangat serius. Bahkan setelah jaringan mati dan jaringan yang terinfeksi telah diangkat sebanyak mungkin yang dapat dilakukan dan obat-obat anti-jamur telah diberikan dengan tepat, banyak penderita meninggal karena infeksi ini.

Referensi

– S, Alan M. Mucormycosis. Merck Manual Home Health Handbook. 2008.

http://www.merckmanuals.com/home/infections/fungal_infections/mucormycosis.html

– D, David C. et al. Mucormycosis. Medline Plus. 2012.

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/article/000649.htm

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.