Menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) Pada Bayi 6 Bulan Keatas

by -5 views

Menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) Pada Bayi 6 Bulan Keatas

Menu Makanan MPASI – Memiliki anak yang cerdas dan sehat merupakan dambaan bagi semua orang tua. Namun, kecerdasan dan kesehatan tersebut tidaklah didapat secara instant. Perlu dilakuakan perawatan serta pemeliharaan sejak kecil untuk mendapatkan kualitas anak yang diingkan.

Perlu diketahui bahwa anak diusia 0 – 24 bulan merupakan masa keemasan atau golden age. Yang artinya bahwa kesehatan serta kepintaran anak akan ditentukan pada masa – masa umur tersebut. Yang paling mempengaruhi yakni asupan makanan yang diberikan.

Pada umur 0 – 6 bulan, ibu wajib untuk memberikan asi eksklusif. Eksklusif diisi artinya tanpa henti, jadi selama umur tersebut bayi tidak dianjurkan untuk diberikan makanan selain asi. Perlu anda ketahui bahwasannya “tidak ada makanan didunia ini yang memiliki zat gizi secara lengkap selain ASI”. Setalah bayu beranjak dari umur 6 bulan keatas barulah boleh diberikan MPASI atau Makanan Pendamping Asi.

Resiko Pemberian MPASI Terlalu Dini

Pemberian MPASI yang terlalu dini bisa beresiko fatal bagi bayi yang anda rawat. Pemberian MPASI pada bayi dibawah 6 bulan bisa memyebabkan diare. Pasalnya pada usia tersebut saluran pencernaan pada bayi belum siap untuk menghadapi makanan – makanan dari luar selain ASI saja.

Selain itu, juga dapat menyebabkan konsumsi ASI berkuarang dan beresiko bayi mengalami Gizi Buruk yang notabennya merupakan masalah gizi yang anda di Indonesia. Hal tersebut terjadi karena kandungan gizi ataupun mutu makanan MPASI masih terlalu rendah daripada ASI yang dihasilkan oleh ibu sang bayi.

Menu Makanan Yang Baik Untuk MPASI Bayi Usia 6 Bulan Keatas

Pada dasarnya bayi usia umur 6 bulan ketas sampai 2 tahun masih bisa diberikan ASI secara terus menerus dan itu sangat baik. Namun, ada kalanya anda juga sudah bisa untuk memberikan MPASI karena volume ASI yang lama kelamaan mulai berkurang.

Pada umumnya yang harus diketahui dalam Pemberian Makanan Untuk Bayi yakni bentuk makanan itu sendiri. Jangan berikan makanan pada pada bayi usia 6-10 bulan karena bisa kita lihat gigi yang tumbuh belum cukup untuk mengunyah maknan orang “dewasa”.

Nah, berikut adalah Klasifikasi Pemberian Bentuk Makanan Pada Bayi :

  1. Usia 0 – 6 Bulan, bentuk makanan ASI saja
  2. Usia 6 – 9 Bulan, ASI tetap jalan dan bentuk makanan lumat
  3. Usia 9 – 12 Bulan, ASI tetap jalan dan bentuk makanan lunak
  4. Usia 12 – 24 Bulan, ASI tetap jalan dan benruk makanan padat
Sebenarnya, makanan bayi untuk pendamping asi bisa kita sesuaikan dengan usia bayi yang kita rawat. Pada prinsipnya pemilihan makanan berdasarkan kemudahan dalam pencernaan, bersih serta harga yang terjangkau dan makanan merupakan campuran dari bahan makanan lainnya.
Yang dimaksud makanan campuran yakni, tidak hanya satu jenis makanan saja. Pasalnya, bayi sangat membutuhkan asupan protein yang cukup untuk membentuk sel – sel jaringan pada tubuh agar dibentuk secara sempurna. Dengan memberikan campuran berbagai makanan akan mendapatkan kandungan protein/asam amino yang lebih beragam dan saling melengkapi.
  • Makanan Bayi Usia 6 – 9 Bulan
Makanan yang diberikan pertama ASI masih tetap jalan. Dan pada umur 10 Bulan Bayi mulai dikenalkan dengan makanan – makanan keluarga secara bertahap seperti bubur nasi, lauk – pauk dan sayuran.
Lauk pauk yang diberikan seperti telur, daging, hati yang dioleh dalam bentuk lumat agar bayi mudah dalam menelan makanan. Serta jangan lupa diberikan selingan bisa berupa bubur kacang hijau ataupun yang lainnya.
  • Makanan Bayi Usia 12 – 24 Bulan
Pada usia ini, ASI juga masih tetap jalan walaupun jumlah mulai berkurang, tetapi itu masih merupakan makanan terbaik untuk bayi.
Selanjutnya anda bisa berikan makanan dengan pola makan 3x makan serta 2x selingan. Variasi makanan perlu diperhatikan dalam pemberian makanan bayi usia 12 – 24 bulan ini.
Mulai perkenalkan dengan makanan – makanan orang dewasa agar tidak kaget lakukan secara bertahap. Misalnya nasi diganti dengan mie, bihun, roti, kentang dan lain-lain. Hati ayam diganti

 

dengan telur, tahu, tempe dan ikan. Bayam diganti degan daun kangkung, wortel dan
tomat. Bubur susu diganti dengan bubur kacang ijo, bubur sum-sum, biskuit dan lainlain.
Kesimpulan :
  1. Pada dasarnya yang perlu diperhatikan adalah bentuk makanan yang disesuaikan dengan usia bayi
  2. Pemberian MPASI yang terlalu dini sangat berisiko terhadap kesehatan bayi serta kerentanan terhadap penyakit infeksi yang mudah terserang
  3. Pemberian makanan yang bervariasi pada Resep MPASI
  4. Lauk – pauk serta Sayuran apa saja sangat baik untuk anak terutama yang mengandung banyak protein seperti telur, ikan laut, daging, hati ayam dan kacang – kacangan
  5. Berikan buah pada saat setiap kali makan dalam jumlah yang tidak terlalu banyak
Demikian ulasan mengenai Menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) Pada Bayi 6 Bulan Keatas, jika ada pertanyaan anda bisa menanyakan melalui kolom komentar dibawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.