Penyakit yang Disebabkan oleh Virus

9 Penyakit Yang Disebabkan Oleh Virus Pada Manusia

Diposting pada

Kamus DokterPenyakit yang Disebabkan oleh Virus – Virus adalah parasit bagi tubuh manusia. Hal ini disebabkan karena virus ini dapat menyebabkan efek yang buruk bagi manusia dan sekitarnya. Virus ini berukuran sangat kecil sehingga hanya bisa dilihat oleh mikroskop. Tidak sedikit jenis penyakit yang bisa disebabkan oleh virus ini. Mulai dari penyakit yang tidak berbahaya hingga penyakit yang sangat mematikan.

Cara penyebaran dari virus ini biasanya akan menyerang sejumlah sel tertentu lalu mereka akan memperbanyak diri setelah matangnya virus putri yang kemudian akan menyebar ke organ lainnya. Namun perlu diketahui bahwa virus memiliki kategori yang bermacam-macam (termasuk nama-namanya).

Ketika organ atau sel terkena suatu virus tertentu, maka akan timbul suatu penyakit. Jenis penyakit ini pun tergantung dari jenis virusnya. Sehingga penanganan dari virus ini pun nantinya akan berbeda pula, ada yang mudah ditangani dan ada pula yang sulit disembuhkan.

Salah satu jenis pathogen yang kerap menyebabkan penyakit ialah virus. Cara penularan penyakit yang disebabkan oleh virus umumnya lebih cepat dibanding jenis patogen yang lain. Berikut beberapa penyakit yang disebabkan oleh virus pada manusia, yaitu:

1. SARS

Severe acute respiratory system (SARS) adalah penyakit yang menjangkiti sistem pernapasan manusia. Penyakit ini disebabkan oleh virus coronavirus SARS yang menyerang saluran pernapasan, dimana penularannya terjadi melalui kontak udara.

SARS menyebar dengan cepat terutama di kawasan ASIA Timur seperti Tiongkok serta Korea. Gejala penyakit mirip dengan flu, namun tingkat kematian yang disebabkan oleh penyakit ini jauh lebih tinggi. Salah satu cara untuk mencegah penyebarannya ialah menggunakan masker yang mampu menghalangi masuknya virus SARS serta mencuci tangan sebelum makan.

2. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrom)

Penyakit ini disebabkan oleh HIV (Human Immuno-deficiency Virus) yang menyerang kekebalan tubuh, virus ini menular melalui kontak cairan, antara lain aktivitas hubungan seksual, pemakaian jarum suntik bekas penderita HIV, dan wanita penderita HiV yang sedang mengandung janin.

Jenis-jenis virus HIV sendiri terdiri dari ada 2 macam yaitu HIV-1 dan HIV-2, untuk mengetahui apakah seseorang telah menderta HIV AIDS ini dapat melakukan test PCR, tes antiodi HIV, tes antigen HIV. Seseorang yang sudah bersiko terkena virus ini sebaiknya segera melakukan pemeriksaan, karena penanganan sedini mungkin semakin baik karena kerusakan imun belum parah.

3. Influenza

Tentunya, seluruh manusia penduduk bumi telah mengalami masalah yang satu ini. Influenza adalah suatu penyakit yang kerap menyerang manusia. Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza yang cara penularannya terjadi melalui kontak udara. Ketika penderita bersin, maka virus akan tersebar keluar bersama cairan yang keluar dan terbawa oleh udara. Proses infeksi penyakit ini cukup cepat terlebih pada penderita yang sistem kekebalan tubuhnya melemah.

Senantiasa menjaga pola hidup sehat dan tidur yang cukup adalah cara untuk mencegah infeksi penyakit ini. Belum ada vaksin untuk mencegahnya, dan tubuh kita juga sulit mencegah infeksi lantaran virus ini mudah sekali untuk bertransformasi. Penderita dapat mengalami deman, pegal-pegal, mual, disertai sakit kepala. Namun, meski mudah menular, infeksi virus ini cukup cepat, kurang dari sebulan, dan tubuh pun mampu kembali normal.

4. Ebola

Ebola Virus disease (EVD) atau dikenal juga dengan ebola hemorrhagic fever (EHF) adalah virus yang menyebabkan penyakit mematikan Ebola. Virus ini menyebabkan tubuh penderita mengalami pendarahan secara tiba – tiba.
Penyebaran virus ini pertama kali terjadi di daerah dekat dengan sungai Ebola, di desa Nzara dan Yambuku di Afrika. Gejala yang dirasakan oleh penderita ialah sakit tenggorokan, pegal – pegal, demam, mual, muntah, sakit kepala, ruam – ruam di kulit, serta diare.

Penyebarannya sangat cepat dan cara penularannya ialah melalui cairan tubuh penderita serta kontak langsung dengan penderita. Diyakini bahwa virus ini tersebar dari hewan – hewan liar. Kelelawar buah diduga menjadi salah satu penyebab penyebaran. Kasus ebola sangat serius karena membunuh penderita dengan cepat. Penyakit ini mampu mematikan 25% – 90 % penderita.

Belum ada vaksin untuk pencegahan dan sementara ini, karantina penderita menjadi salah satu jalur yang ditempuh untuk mencegah penyebaran penyakit.

5. Herpes

Herpes adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh adanya infeksi virus herpes. Ada juga tipe herpes yaitu HS-1 yang kerap menyebabkan herpes oral, sementara HS-2 yang menyebabkan herpes di area genital.

Kulit penderita akan muncul bintik-bintik kecil yang rapat hanya pada suatu lokasi. Penularan dapat melalui cairan tubuh penderita atau kontak langsung dengan cairan bintik-bintik (lesi) penderita. Pada HS-2 dapat disebabkan oleh kontaks seksual dan juga proses kelahiran. Penderita akan merasakan deman, sakit tenggorokan, pegal – pegal.

6. Cacar Air (Varisela)

Penyakit ini disebabkan oleh virus Varicella zoster yang menyerang pemukaan kulit luar penderita. Tubuh akan mengalami bintik – bintik kemerahan berisi nanah berupa air yang akan pecah dalam waktu sekitar 7 – 14 hari.
Penyakit ini sering menyerang anak – anak, dan sedikit orang dewasa yang akan terinfeksi. Cacar air hanya akan menyerang satu kali dalam siklus kehidupan penderita. Setelah terinfeksi virus ini, tubuh akan membentuk antibodi alami untuk menangkal infeksi kedua dari virus yang sama.

Orang yang terkena cacar air akan mengalami deman disertai pegal –pegal dan rasa gatal disekujur tubuh yang terdapat bintik – bintik. Penyebaran penyakit ini melalui kontak dengan penderita.

7. Polio

Polio atau disebut juga poliomyelitis adalah suatu penyakit paralisis atau kelumpuhan yang disebabkan oleh virus polio (PV). Penyakit ini dapat menyebar melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi kotoran penderita.
Virus polio akan menyerang saraf yang menyebabkan melemahnya jaringan otot sehingga menyebabkan penderita tidak mampu menggerakkan bagian anggota tubuhnya.

Penderita juga akan mengalami pengecilan ukuran tulang lantaran tidak berkembang sejalan dengan melumpuhnya jaringan otot. Pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan melakukan vaksinasi.

8. Flu Burung

Flu burung atau disebut juga avian influenza adalah jenis flu yang menyerang kelompok burung serta mamalia termasuk manusia. Penyakit ini disebabkan oleh virus flu jenis H5N1.

Wabah penyakit ini muncul di tahun 2003. Awalnya, flu burung menyerang jenis unggas yang kemudian menular pada mamalia. Pencegahan dari infeksi adalah dengan memasak makanan pada suhu yang tinggi. Karena virus ini akan mati dalam suhu tersebut.

Penyebaran flu burung ialah melalui udara. Nigeria merupakan Negara pertama yang dicangkiti penyakit ini kemudian menyebar ke asia. Beberapa kasus kematian tercatat disebabkan oleh flu burung. Di Indonesia sendiri tercatat 79 kasus kematian disebabkan oleh infeksi virus H5N1. Penderita yang terjangkit virus ini akan mengalami demam tinggi yang dapat menyebabkan kematian.

9. Penyakit Hepatitis

Hepatitis atau masyarakat biasa menyebutnya penyakit kuning atau liver ini juga adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus penyebab hepatitis di antaranya hepatitis a, hepatitis b, hepatitis non a, dan hepatitis non b. Penyakit ini menyerang hati sebagai alat ekskresi. Penderita umumnya memiliki kemungkinan gangguan metabolisme, komplikasi karena penyakit lain, autoimun, dan terlalu banyak mengkonsumsi alkoholatau obat-obatan.

Mungkin itulah 9 penyakit yang disebabkan oleh virus. Sebenarnya masih ada jenis penyakit lainnya yang bisa disebabkan oleh virus. Perlu diingat bahwa selain pada tubuh manusia, virus ini juga bisa menyerang tubuh hewan dan tumbuhan.

Salah satu penyakit hewan yang disebabkan oleh virus adalah penyakit tetelo. Tetelo ini adalah jenis penyakit yang menyerang hewan bangsa unggas khususnya ayam. Lalu salah satu penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh virus yaitu penyakit mosaik. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang biasanya menyerang tanaman tembakau.

Kata Kunci dari Pencarian:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *